Laman

Sabtu, 22 Desember 2012

menunggumu pulang

semoga malam yang bergelantung di langit-langit kamar,
melindungimu dari siang-siang yang lelah
semoga sinar pagi membuka kelopak matamu perlahan,
menerangi mimpi yang semalam

lelaki ini akan membuat detik-detikmu terasa lambat,
saat kita berpelukan menyamakan suhu badan,
atau ketika kunyanyikan lagu ini, sampai kau terlelap

dan kita terus beranjak dewasa bersama,
menghadapi dunia yang tidak lagi sama
dengan jiwa dan pemikiranmu yang berbeda

dan kita terus beranjak dewasa bersama,
aku masih ingin menjadi jingga di soremu
mengingatkanmu rindu yang selalu sendu

dan kita terus beranjak dewasa bersama,
ketika seseorang mulai sering menelponmu,
atau bahkan datang ke rumah untuk bertemu,
mungkin aku akan menguping percakapan kalian di ruang tamu —berharap dapat menghilangkan kecemburuanku

dan kita terus beranjak dewasa bersama,
saat kau sesekali melanggar jam malam,
dan aku duduk di ruang tamu menunggumu pulang
aku tahu saat itu akan datang

Selasa, 02 Oktober 2012

Puisi desy

to know you is blessing to me
to be loved by you has made me
one of the luckiest women that
God had created


thank you
for just being you


I missed the way
you look at me through my
eyes that I feel I can not hide
anything inside

It feels scary
I miss it, though...




Bekasi, Desember 2008

Minggu, 26 Agustus 2012

teruslah sendiri

saat suara kecil memanggil
menyusun katakata pengharap dosa


saat bicara mulai membosankan
sembunyikan diri dari pandangan manusia


saat emosi bertarung kemudian teriak
diam...


saat dunia memberikan pelacur
tuk digauli

saat idealisme menjadi berhala sembahan

dan saat kematian hangat memeluk

segala sesuatu fana tak berguna
disaat itulah aku sendiri dan

teruslah sendiri...


Jum’at Kliwon, Jumadil Awal 1425

Senin, 16 Juli 2012

Mitos Sisifus

kembali pada onggokan kota tua, perempuan
pada sebuah pertemuan
apa itu definisi? tanya mereka
lalu kemana perginya pertemuan? kata cinta

kapal-kapal finisi membawa berita dari negeri seberang
tentang sisifus yang belum juga kelelahan
bukan naik ke atap gunung yang ia tuju, tetapi
ketabahan menjalani kesia-siaan

kamu punya sikap
aku punya sepotong roti
dan seteguk darah
kemuadian seberapa berartinya aku untukmu
dan kemudian seberapa tidak berartinya aku untukmu

aku melucuti setiap benang yang menutupi tubuhmu
ketika kau hanya menyisakan selembar kain putih pada tubuhku

paras kejujuran yang kembali lagi kau pakai
ada absurdnya sabda Camus

tapi hanya mendapatkan wajahmu yang sikap
adalah sebuah kepastian menunggu pagi
dan aku punya banyak cara untuk kembali

aku datang membawa suatu alasan
dan seperti biasa satu alasan
kubawa pulang

Akhirnya, dan memang selalu ada akhirnya
Aku menelan manis amarah
ketika kau pinjamkan sayap-sayap do’a

Pekalongan-Bekasi, Juli 2008

Kota ini


1.
apa yang dikisahkan kota ini kepadaku?
lekuknya meninggalkan kenangan
proklamasi Karawang Bekasi sampai

2.
hari ini aku melihat wajahmu
seperti kehabisan waktu
padam
diam
menjadi keran-keran pikiran

3.
adakah kenangan perlu diabadikan
jika memang itu kefanaan
kefanaan mana yang tidak ditanya
jawabkan
tiba-tiba menjadi sesuatu yang menyelamatkan,
justru karena kesementaraan


4.
lumat keseluruhanku, tantang keangkuhan
dunia dan kehidupan bukan tempat
yang tepat untuk mengolah kemungkinan, tapi saat
ceceran kesempatan dipungut
karena tidak dapat
ditumpas seluruhnya oleh kesia-siaan

5.
matahari seperti semakin nyala
dan kau bertanya
“seperti apa esok hari”
ya, memang tidak akan pernah selesai




untuk Bekasi, tanah airku


Bekasi, May 2008


Sabtu, 02 Juni 2012

Coba lupakan aku


jika dengan menghiraukanku mengenyangkan
maka lakukan
jika dengan mengacuhkanku melegakan
maka lakukanlah
jika dengan tak menjawabku membanggakan
maka lakukanlah juga

dan aku akan melakukannya untukmu lebih banyak lagi
lebih sering lagi.
jika kau tenteram dengan keakuanmu
akupun senang dengan keegoisanku

lakukan segala yang kau suka karena akupun sedang melakukannya.
bukankah begitu?
aku memberi kau menerima
kau menolak aku memilih

tahukah dentingan piano pada relung telinga
yang selalu mengusik tidur siangmu
adakah seseorang yang mengagumi dari jauh
tanpa punya keberanian untuk menyentuhmu
ingatkah pada impian yang selalu kau sandarkan
dalam benakmu
adakah aku disitu?

dengan segala yang bergejolak dalam dadamu
cobalah lupakan aku

jika kau mampu


Bekasi, 13 Desember 2007

Sabtu, 03 Maret 2012

Selamat pagi hujan

kau adalah keberkahan
yang diturunkan tuhan
kepada bumi

sebagaimana keberkahan yang diturunkan
kepadaku
karena bisa mengenal dan mendengarkan kisah-kisahnya

Bekasi, Agustus 2008

Jumat, 03 Februari 2012

Titik sadar

aku sadar
ada yang tertinggal darimu; hati sebujur
karena aku menemukannya bersisian dalam dadaku
bersamaan berdebur-debur

Bekasi, Agustus 2008

Minggu, 29 Januari 2012

terimakasih

aku tidak angka
bukan juga bahasa

gemuruh gerimis
pekik sunyi sepi

kumpulan titiktitik
komakoma

segala salut
atas pengertianmu

Bekasi, 29 September 2008

Minggu, 01 Januari 2012

Pesan singkat untuk nenek

maaf nek, bubur
yang kau pesan
telah habis kumakan
hari begitu dingin
aku begitu lapar

bubur itu
begitu gurih
begitu lezat

Juli 2008